(Kim Pesanggrahan) Bertempat di Balai Desa Pesanggrahan, Dinas Sosial bersama dengan Program Keluarga Harapan (PKH) menyelenggarakan Pelatihan Keterampilan dan Penyerahan Bantuan Sosial kepada keluarga penerima manfaat program, melalui pengadaan sarana dan prasarana pendukung usaha bagi keluarga tahun 2019.

Acara dihadiri oleh Walikota Batu, Camat Batu, Camat Junrejo, Kepala Desa Mojorejo, Dadaprejo, perwakilan Desa Bumiaji, serta Kepala Desa Pesanggrahan yang bertindak selaku tuan rumah penyelenggaraan acara.

Dalam sambutannya kepala Dinas Sosial kota Batu Ririk Mashuri menjelaskan bahwa, “acara ini adalah serangkaian kegiatan pelatihan ketrampilan dan pemberian bantuan sarana dan prasarana usaha  untuk keluarga bermanfaat, yang akan diadakan selama dua hari yakni pada hari Selasa dan Rabu 17-18 September 2019. Bantuan sumbangan akan diberikan setelah pembekalan pelatihan ketrampilan.”

Sekitar 100 orang tergabung dalam 18 kelompok usaha bersama di Kota Batu. Gabungan dari kelurahan dan desa di kota Batu, yakni Kelurahan Ngaglik dengan usaha dagang yang memproduksi Keripik Kentang dan keripik Tempe, Kelurahan Sisir (Keripik pisang), Oro ombo (Keripik Mbote), Bumiaji Gunungsari (Keripik kentang, Jasa laundry, produksi bubuk kopi “Raja Kopi Gunungsari”, Pandan Rejo (Jasa laundry), Sumbergondo (produksi saribuah), Junrejo (kue kering dan basah, Bawang merah goreng, keripik mbote), Pendem (keripik kentang keripik mbote), Mojorejo (kue kering dan basah, kacang), Tlekung (Bawang goreng).

Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga pra sejahtera, dan memperdayakan keluarga pra sejahtera melalui kelompok usaha bersama.

Acara hari ini selain akan memberikan secara simbolis sarana dan prasarana untuk keluarga penerima manfaat, juga menghadirkan 6 orang peserta PKH yang berhak mendapatkan piagam penghargaan karena sudah bisa berdikari setelah dapat memanfaatkan secara baik dan tepat bantuan yang telah diberikan. Menjadikan citra diri bisa membantu diri sendiri dan orang di sekitar. Keduanya akan diberikan langsung oleh Walikota Batu.

Enam orang yang berhak mendapatkan piagam penghargaan tersebut adalah: (1) Iin Suhartini, Krajan Oro Oro Ombo, telah memiliki usaha kelontongan, (2) Winda Oktavia, Pesanggrahan, usaha produksi Kue Basah, (3) Nur Faizah, Pesanggrahan, usaha Jual Beli Kambing, (4) Sarijem, Pesanggrahan, usaha Jual Soto Ayam, (5) Jumanti, Oro Oro Ombo, usaha Kelontong, serta (6) Bapak Sampurno dari Oro Oro Ombo.

Hana selaku Koordinator Kota Batu untuk PKH menambahkan bahwa, “Acara hari ini adalah serah terima bantuan sarana dan prasarana usaha untuk kelompok usaha dari Gakin dan kelompok pkh, jadi orang- orang yang mempunyai embrio usaha, yang sebelumnya diberi dana bantuan berupa uang kontan dari kementrian sosial, dikasih lagi bantuan dari pemda atas prakarsa Dinsos Batu berupa sarana prasarana usaha, supaya yang punya usaha bisa lebih maju, sehingga diharapkan bisa mandiri. Contohnya ada 6 orang yang mengundurkan diri dari pengajuan program keluarga harapan karena sudah bisa menjalankan usahanya secara mandiri setelah dapat bantuan sebelumnya, maka diberikan apresiasinya berupa piagam penghargaan dari walikota.”

Setelah Walikota memberikan simbolisasi sarana prasarana dan piagam penghargaan, acara dilanjutkan dengan sambutan dari walikota tentang tetap menyalakan semangat untuk menjadi pengusaha, dengan menceritakan sepenggal kisah tentang Chairul Tanjung, salah satu pengusaha terkaaya di Indonesia, yang memulai semua usahanya hari ini dari awal mula sampai sekarang.

Acara dilanjutkan dengan pembekalan peserta melalui pelatihan dengan narasumber di hari pertama, yakni motivator yang juga praktisi M. Rofiq. Kemudian pada keesokan harinya di tempat dan waktu yang sama akan dilangsungkan kembali kegiatan pelatihan yang akan diisi oleh Ir. Yanto selaku Pengusaha minuman ‘Brosem’ sekaligus pendamping usaha di Dinas Sosial Pemerintah Kota Batu, serta penyerahan sarana dan prasarana usaha yang sudah dipersiapkan. (Ulf)

Bagikan Artikel Ini
  •  
  •  
  •  
  •  
  •