Kim Mayangsari Mewakili Kota Batu Pada Festival Kim Nasional Tahun 2024
KIM Mayangsari - KIM Mayangsari menjadi satu- satunya perwakilan kota Batu pada ajang Festival KIM Nasional tahun 2024 yang bertempat di Kota Makassar. KOMINFO Jawa Timur mengirimkan 5 (Lima) KIM pada Festival KIM Nasional, diantaranya KIM Mayangsari (kota Batu), KIM Tirto Gumitir (Jember), KIM Gerabah (Kota Malang), KIM Tukum Mandiri (Lumajang), sedangkan KIM perwakilan Kota Madiun yang juga dijadwalkan mengikuti kegiatan berhalangan hadir. Festival KIM Nasional tahun 2024 diadakan di kota Makassar, kota dengan tagline Kota Makan Enak ini menjadi tuan rumah yang ramah bagi seluruh peserta yang hadir dalam ajang ini. Keramahan ini bisa dilihat dari keseriusan tuan rumah dalam memberi sambutannya sebab kegiatan yang dijadwalkan tidak hanya mempresentasikan program KIM di masing- masing provinsi pun terdapat Sunset Dinner sembari berlayar menuju Venue Festival KIM menggunakan kapal Pinisi. Kemudian kunjungan lorong wisata dan warrom Pemerintah Kota Makassar, Pertunjukan Tradisi Dongeng Keliling dan Sosialisasi Pilkada 2024, Pertunjungan Rakyat Seni Tradisi dan Sosialisasi Stunting, serta Pertunjukan Musik dan Sosialisasi Ibu Kota Nusantara. Tidak kalah dengan tuan rumah, KOMINFO Jawa Timur juga memberikan sambutan yang hangat untuk para peserta dari Jawa Timur yang ikut dalam perjalanan di kompetisi ini. Kegiatan berlangsung selama tiga hari yakni hari Jumat- Minggu pada tanggal 9-11 Agustus tahun 2024. Pada hari pertama KIM dari 9 provinsi mendirikan booth pada Expo layanan Teknologi Informasi dan komunikasi Publik, KIM mempresentasikan cara membatik dan cara membuat gerabah dari tanah liat. Pada hari selanjutnya, setiap KIM mempresentasikan tentang apa yang dikerjakan berdasarkan pada konsep ADINDA di hadapan dewan juri. Hasil dari presentasi ini akan dipertimbangkan untuk menjadi pemenang di beberapa kategori lomba, Pada hari Sabtu (10/08/24) Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Kominfo RI menjelaskan ada empat kategori penghargaan yang diberikan. "Malam ini kita akan memberikan apresiasi, mulai dari KIM Terbaik Bidang UMKM, KIM Terbaik Bidang Pariwisata, KIM Paling Transformatif, dan KIM Paling Inovatif". Menurut informasi yang diterima awak KIM Mayangsari, pada awalnya terdapat satu lagi kategori yang dilombakan yakni KIM dengan Ketgori terbaik di bidang Pertanian/ Perkebunan, namun sayangnya pada tahun ini tidak ada KIM perwakilan provinsi yang mengirimkan perwakilannya dalam kategori tersebut. Penghargaan untuk kategori KIM Terbaik Bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah diraih oleh KIM Dinamika Sinema Nusantara, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kemudian penghargaan untuk kategori KIM Terbaik Bidang Pariwisata diraih oleh KIM Desa Sani-sani, Sulawesi Tenggara. Sementara itu, Jawa Timur menjadi KIM Paling Transformatif yang diraih oleh KIM Tirto Gumitir dari Kabupaten Jember Jawa Timur. Lalu kategori KIM Paling Inovatif diraih oleh KIM Racah Mampulang, Kalimantan Selatan. Dirjen Usman menerangkan apresiasi ini diberikan karena KIM adalah kelompok masyarakat yang berkegiatan menginformasikan dan mengomunikasikan program kebijakan pemerintah pusat dan daerah. "Namun tidak hanya itu, KIM juga berperan dalam memberdayakan potensi masyarakat untuk membantu meningkatkan kesejahteraan di lingkungannya," terangnya. Ia pun menjelaskan Festival KIM 2024 ini merupakan penyelenggaraan kedua. Setelah sebelumnya pertama kali dilaksanakan di Surabaya, Jawa Timur. KIM Mayangsari sendiri menjadikan ajang ini selain sebagai ajang untuk menambah wawasan pun juga sebagai ajang untuk lebih mengenal KIM dari berbagai provinsi, salah satunya adalah KIM Sardono dari DIY, 2 anggotanya mengungkapkan bahwa pembuatan channel sardono TV karena terinspirasi dan pernah memenangkan perlombaan TV Desa di Kota Batu.