Harapan Dalam Jenang Sapar

Harapan Dalam Jenang Sapar
KIM Mayangsari - Rabu (21/08/2024) malam adalah puncak perayaan festival Jenang Sapar di RW.07 Dusun Srebet Timur. Kegiatan yang digelar sebagai festival tahunan di RW 07 Srebet Timur ini dilaksanakan dengan prosesi arak-arakan kenceng dari makam mbah ageng Mayangsari menuju ke rumah kepala desa pesanggrahan hingga ke lokasi tempat festival. Arak- Arakan adalah kegiatan mengarak oleh barisan, dan kenceng berarti wajan besar yang terbuat dari tembaga untuk memasak jenang pada festival ini. Setelah itu dimulailah memasak dan mengaduk jenang sapar di dalam kenceng. Sambil mengaduk jenang, para tamu undangan serta masyarakat yang berkumpul dihibur oleh terbang jidor yang melantunkan tembang-tembang jawa yang cukup menghibur. Tamu undangan terdiri dari masyarakat umum, perwakilan DISPARTA, perwakilan Kasepuhan Batu dan Malang hingga jajaran Pemerintah Desa Pesanggrahan. Setelah tamu undangan dan masyarakat telah berkumpul dimulailah rangkaian acara yang dimulai dengan sambutan ketua Kasepuhan Wong Batu (Andri Tri Sudrajat) yang menyampaikan beberapa hal diantaranya bahwa kegiatan jenang sapar yang sedang berlangsung saat ini adalah festival jenang sapar yang ke- 6.  Harapannya kedepan agar masyarakat terutama pemuda dan pemudi ikut dapat semarak uri-uri budoyo jowo, karena budaya ialah suatu peninggalan leluhur yang mahal harganya, budaya menjadi karakter dan bukti megahnya sebuah peradaban sehingga harus tetap dilestarikan. Selanjutnya Kepala Desa Pesanggrahan dalam sambutannya berujar bahwa kegiatan Jenang Sapar bermakna tolak balak dalam kehidupan, sehingga semoga kedepannya desa pesanggrahan dijauhkan dari segala bala dan dilancarkan hajat-hajatnya karena semuanya demi kebaikan masyarakat desa Pesanggrahan. Setelah itu kegiatan dilanjutkan dengan pembagian Jenang Sapar, Jenang Sapar yang dimaksud dalam kegiatan ini kerap disebut dengan jenang grendul, setelah dibagikan kemudian dibacakan ujub-ujub dan doa yang ditujukan untuk keberkahan, keselamatan bagi semua warga desa pesanggrahan. Kegiatan diakhiri dengan makan jenang bersama.